Pages

Pengurus DPD BKPRMI Kota Makassar

Dokumentasi bersama Pengurus Periode awal Mudzakkir Ali Djamil.

Selamat dan Sukses

Musyawarah Daerah DPD BKPRMI Kota Makassar ke - 9.

Mudzakkir Ali Djamil

Terpilih kembali untuk periode ke dua dengan musyawarah mufakat.

Fasi ke-7 di Bone

Festival Anak Saleh Indonesia ke-7 diadakan di Bone Sulawesi Selatan.

Dokumentasi FASI KE-7 Bone

Juara Umum direbut tuan rumah DPD BKPRMI Bone.

Jumat, 03 Agustus 2012

Backdrop Silaturrahim akbar BKPRMI

Terpaksa saya sempatkan diri menuju ke rumah pak Ketua umum DPD BKPRMI untuk memperlihatkan desain backdrop rencana acara SILATURRAHIM AKBAR ini, karena saya tahu  persis pak ketua juga pandai memainkan aplikasi desain grafis. pastilah akan terjadi perubahan disana sini. dan memang benar, yang awalnya foto pak  walikota saya tempatkan disebelah kiri, tapi oleh pak ketua diminta untuk ditukar, foto dia disebelah kira dan pak wali di kanan.
 

Rabu, 01 Agustus 2012

Desain Baligho Buka bersama BKPRMI di Baruga Angin Mammiri


Membuat atau mencoba mendesain Baligho yang cocok dengan konteks tematiknya adalah gambang-gambang susah. Temanya adalah buka puasa desainnya harus gimana? apakah  harus menampilkan shilloute orang orang yang sedang makan atau buka? atau apakah karena ini bulan ramadhan maka desainnya harus hijua royo-royo ? he...pake istilah jawa??? biar kelihatan Islami?
Tapi semakin pusing saya pikirkan tentang desain ini semakin tidak jadi. Toh ini juga hanya sekedar iseng ? kalau kalau eh....repot amat bahasanya.....seandainya pak ketua minta dibuatkan ?  nah ini sudah siap, Bos

Selasa, 31 Juli 2012

Berbuka Puasa di Baruga Angin Mammiri


Tiba-tiba ketika 'on the way home' hp jadulku berbunyi. Berhenti sejenak, telepon dari pak ketua DPD BKPRMI. di seberang sana mengamanahkan kepada saya untuk mengurus rencana Berbuka puasa di rujab Angin Mammiri (Rumah Jabatan Walikota Makassar). Dan tak berfikir panjang , saya katakan SIAP!!!!
Koq?    ya karena saya sadar betul sebagai salah satu ketua bidang yang ada di pengurusan DPD kali ini , tak satupun program kerja yang terealisasi alias mandeg, saya sadar bahkan pak ketua menyadari itu...oleh karena itu saya sedikit di'paksa' untuk bekerja.. he....he...Sekali lagi saya katakan siap. dan alhamdulillah sampai detik ini sudah sampai pada langkah pendistribusian undangan kepada seluruh DPK se kota makassar. Rencana aksi ini adalah Temu muka dengan Walikota Makassar dan sekaligus launching Koperasi PRIMA BKPRMI serta sosialisasi PERDA Baca Tulis Alquran....semoga SUKSES. AMIN

Sabtu, 07 Juli 2012

Terjemahan 3.226 Ayat Al-Quran Pemerintah Keliru?



TEMPO.CO , Medan: Ratusan miliar rupiah anggaran pengadaan Al-Quran di Kementerian Agama kini diselisik Komisi Pemberantasan Korupsi. Tak hanya indikasi dugaan tindak pidana korupsi dalam proyek kitab umat Islam menuai perhatian dan permasalahan. Terjemahan versi Kementerian Agama terhadap Al-Quran juga menuai protes.

Majelis Mujahidin Indonesia mencatat ada 3.226 ayat Al-Quran terjemahan versi pemerintah keliru. »3.226 ayat Al-Quran versi pemerintah yang diteliti Amir Mujahidin, Ustad Muhamad Thalib, keliru,” kata Ketua MMI Sumatera Utara, Zulkarnain, kepada Tempo, Kamis, 5 Juli 2012.

Zulkarnain menyebutkan, terjemahan Al-Quran versi pemerintah banyak terjadi kekeliruan. »Yang paling fatal itu pada Surat Al-Baqarah ayat 191, yakni bunuh di mana pun kamu temukan mereka (kafir),” kata Zulkarnain.

Terjemahan itu, lanjut Zulkarnain, sangat terkesan Islam itu radikal. ”Semestinya terjemahannya arti tafsiriah. Pemerintah menerjemahkannya kata demi kata, harfiah,” ujar Zulkarnain.

Sejak 2010, MMI telah mengingatkan Kementerian Agama terhadap kekeliruan itu. ”MMI di Sumatera Utara, saya di 2011 bertemu dengan pejabat Kanwil Kementerian Agama, saat itu Syariful Mahya Bandar memberikan terjemahan dari penelitian 10 tahun Ustad Muhamad Thalib, tapi mereka menyatakan itu bukan domainnya,” kata Zulkarnain.

Kepala Bidang Qurais Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumatera Utara, Zulfan Arif enggan memberikan komentar soal itu. Dihubungi Tempo, Zulfan berkilah hal itu sudah lama.

Mengenai penerimaan Al-Quran, Zulfan tidak tahu. »Tanya kepada Kabid Pondok Pesantren dan Pengembangan Masjid, Jaharudin,” kata dia.

Jaharudin yang mengaku tengah berada di Batam, tidak hafal dengan jumlah Al-Quran yang diterima oleh Kanwil Kementerian Agama Sumatera Utara. ”Sudah 4 hari saya di Batam, saya tidak berani menyebutkannya karena takut salah, bisa gawat,” kata dia.

Jaharudin melanjutkan, sejak tiga hari lalu Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama telah meminta laporan penyaluran Al-Quran. ”Laporannya telah dikirim oleh staf, hari ini, mereka sudah keluar kantor dan tidak ingat jumlahnya,” ujar Jaharudin.

Kementerian Agama, sebut Jaharudin, kerap memberikan Al-Quran ke Kanwil Kemenag Sumatera Utara. ”Berdasarkan permintaan, Al-Quran dibagikan ke masyarakat dan masjid-masjid,” kata Jaharudin.

Tudingan MMI soal terjemahan Al-Quran bukan kali pertama disampaikan. Pada April 2011, Ketua Lajnah Tanfidziyah MMI Pusat, Irfan S. Awwas, mengatakan bom bunuh diri di masjid Kepolisian Resor Kota Cirebon pada medio April 2011 adalah tanggung jawab Kementerian Agama. Ia menilai pemerintah salah menerjemahkan Al-Quran selama puluhan tahun. Kesalahan terjemahan pada sekitar 3.400 ayat itu diduga memicu tindakan radikalisme.

Kementerian Agama membantah tuduhan Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) bahwa terjadi kekeliruan dalam menerjemahkan 3.400 ayat Al-Quran ke dalam bahasa Indonesia. (Baca Pemerintah Bantah Keliru Terjemahkan Al-Quran)

Selasa, 12 Juni 2012

MTQ Nasional sudah memerlukan penggunaan IT



REPUBLIKA.CO.ID, AMBON - Sejumlah kafilah MTQ Nasional XXIV di Kota Ambon, Maluku, meminta agar panitia pelaksana melakukan pembenahan sistem teknologi yang digunakan, karena masih mengalami gangguan saat perlombaan berlangsung.

Pemantauan ANTARA di Cabang Lomba Syarhil Quran, Sabtu (9/6), sistem komputerisasi untuk pengaturan waktu ketika peserta dari Jawa Tengah di mimbar, sempat macet.

Kondisi itu membuat panitia bagian informasi teknologi (IT) langsung berupaya melakukan perbaikan dan mondar mandir, meskipun grup Syarhil Quran masih berlangsung menyampaikan materi.

Salah seorang kafilah yang enggan disebutkan daerahnya, menilai, kalau tidak dilakukan pembenahan sistem
teknologi komputerisasi pengaturan batas waktu tampil peserta, jelas bisa mengganggu konsentrasi peserta.

Menurut dia, hal demikian seharusnya tidak terjadi, apabila sudah melakukan persiapan pemakaian sistem teknologi untuk setiap cabang lomba MTQ itu. Koordinator pelatih asal Sumbar, Amsaruddin Chan menanggapi, kondisi pada hari pertama setiap MTQ Nasional sering terlihat panitia tak siap.

Kejadian pada cabang Syarhil Quran, jelas berdampak terhadap konsentrasi dan mengganggu peserta. "Kita berharap kejadian serupa tak terulang lagi, sehingga tak merugikan peserta dan mengecewakan kafilah," katanya.

Minggu, 10 Juni 2012

Mengenang Fasi ke 7 di Bone

Tahun 2008 adalah awal keterlibatan saya di BKPRMI, sebenarnya bukan 'terlibat' tapi dilibatkan jadi Panitia Fasi ke 7 . Karena sebenarnya Panitia Fasi adalah anggota bkprmi yang terlibat langsung atau tidak langsung dalam pembinaan remaja masjid dan TPA dan terpilih sebagai Panitia. Beda dengan saya pada waktu itu saya tidak ada akses ataupun keikutsertaan dalam pembinaan TPA dan Remaja Masjid karena sudah merasa 'alumni'. he...he.
Adalah saudara Wahyu Kuddus, teman dan sahabat saya yang menjadi ketua panitia mengikutsertakan dalam kepanitiaannya. Kerja saya adalah mendesain seluruh spanduk, banner dan backdrop acara tersebut yang diselenggarakan di kabupaten Bone..
Makassar tidak menjadi juara umum kala itu....meskipun hampir 90% kepanitiaan dan tim Juri adalah berasal dari kota Makassar. Kesan saya acara ini adalah lomba yang fairplay. Sukses BKPRMI.




Jumat, 08 Juni 2012

Muzakkir Ali in vector art


LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...